Fenomena Anak Jalanan Di Kota Bogor

Posted: December 6, 2012 in Uncategorized

Saat itu saya senang sekali dengan lingkungan sekitar, saat itu pun saya mulai mengikuti berbagai organisasi, hingga akhirnya saya masuk ke dalam organisasi sosial. Ternyata di balik lembaga yang saya diami terdapat program adik asuh yaitu anak jalanan yang ada di kota Bogor, saya dan teman-teman peduli akan lingkungan yang mereka hadapi di jalanan dan di rumah saat makan dan tidur pun mereka tidak peduli dimanapun mereka berada, disanalah mereka mencari sesuap makan dan mendiami rumah yang mungkin hanya layak ditempati sesaat. Kadang mereka bermain bersama dan merasakan susahnya mencari uang walau hanya bermodalkan alat musik yang ada. Satu hal yang saya tertarik adalah semangat mereka yang besar dan impian yang begitu indah selalu saja diselimuti oleh kesusahan yang harus mereka jalani saat usia yang mungkin rentang yang bisa saja masa depan mereka hancur karena salah bergaul di jalanan yang bebas tidak mengenal apapun.

Menjadi seorang kakak asuh pun tidak mudah, karena harus mau dekat dengan mereka dan mengerti perasaan mereka yang terkadang sedih, sehingga kita harus menyiapkan diri untuk menghibur mereka yangberkeluh kesah. Andai saja pemerintah memperhatikan anak jalanan yang semangat untuk tumbuh menjadi remaja yang baik, mungkin di negara kita ini tidak akan ada lagi anak jalanan yang terbuang, menyendiri kesepian di balik canda tawanya pun mereka memliki hati yang mudah sakit bila harus menanggung beban keluarga. Jika bertemu mereka, saya dan teman-teman pun  mulai memberikan nasihat-nasihat yang membangun semangat dan pikiran mereka meski masih banyak yang belum tertangani, tetapi saya yakin bahwa kakak asuh seperti saya dan teman-teman saya itu ada di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Makasar, Riau dan kota-kota lainya yang tersebar luas di Indonesia ini.

Terkadang saya berfikir, bagaimana jika saya yang ada di posisi mereka?? Atau bagaimana jika nanti saya seperti mereka?? Mungkin belum tentu saya menerima keadaan yang saya alami, tetapi saya yakini bahwa apa yang kita dapatkan, apa yang kita rasakan, itu semua pemberian dari Tuhan dan rencana hidup dari Tuhan untuk semua manusia di dunia ini, sampai sekarang pun saya berfikir bagaimana bisa menjadi fasilitator yang baik sehingga saya dapat menasehati anak-anak jalanan yang harus berhenti untuk mencari uang di jalanan, karena di usai mereka itu sangat lah labil dan mudah terpengaruh oleh apapun dan siapapun yang mencoba merusak hidup anak-anak tersebut.

Seperti matahari di pagi hari, mereka harus bangun pagi untuk bersekolah, berjualan dan mengamen di jalanan, lalu mereka seperti bulan di malam hari yang masih terang atau masih aktif melalukan pekerjaan di malam hari. Tenaga dan pikiran sangatlah terkuras banyak sekali, sehinnga kita selalu merasa kasihan atas nasib yang mereka terima dan merka alami, jadi pesan yang menarik dari pengalaman saya ini adalah bagaimana kita harus mensyukuri apa yang Tuhan beri dan kita sebagai manusia harus menerima dan iklas menjalaninya walau pahit terasa, tapi itulah arti hidup yang sesungguhnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s