Behind my Story in Childhood and Adolescence

Posted: April 6, 2013 in My Story

Berawal dari saat aku dilahirkan dari kedua orang tua yang masing-masing mempunyai kebudayaan yang berbeda & mempunyai ciri khas tersendiri, ayah saya dari pulau samosir, ibu saya dari yogyakarta,  tepat  pada tanggal 28-11-91 lahirlah saya yang diberi nama Charles Parnauli Saragi, saya juga mempunyai 3 orang kakak, jadi total 4 bersaudara. sekitar genap 18 tahun saya menetap menjadi orang bogor, saya beragama Kristen Protestan dan memiliki kartu tanda penduduk serta SIM C. Sebagian kecil cerita saya tentang masuk di sekolah Negeri, tidak pernah masuk dalam sekolah Swasta hingga tingkat Universitas. Berawal saya masuk TK saat berumur 5 tahun. Dari semenjak Play Group atau Taman Kanak-kanak saya selalu bermain dari pagi hingga petang, waktu saya duduk di bangku TK hobi saya  hanyalah bermain  & bermain, terkadang sampai lupa pulang ke rumah & makan. Waktu pun mulai berganti, saya masuk Sekolah Dasar Papandayan 1 kota Bogor, duduk di bangku SD selama 6 tahun dengan otak yang standart hanya bisa berharap & berdoa agar bisa naik kelas dengan kemampuan daya imajinasi yang tinggi. Dengan hanya bermodalkan semangat & doa akhirnya saya lulus SD dengan nilai yang baik. Mulai serius masuk SMP, saya mencoba SMP negeri & ternyata saya lolos masuk di SMPN3 Bogor, selama 3 tahun pun saya mulai sadar akan tugas & pelajaran di sekolah, hingga akhirnya cara bermain saya kurangi agar tidak mengganggu waktu belajar.

Saat memasuki di bangku SMP, saya tertarik akan mengikuti organisasi-organisasi tetapi jika di instansi-instansi pendidikan seperti sekolah, organisasi di sebut dengan ekstrakulikuler atau biasa kita dengar adalah kegiatan tambahan selama belajar di sekolah. Pertama kali waktu di SMP saya tertarik mengikuti ekstrakulikuler Pasus atau biasa disebut dengan Paskib, disaat itu pula saya mendapatakan pengalaman kerjasama, berfikir tidak egois & menjadi 1 rekan kelompok yang interaktif, percaya diri & semangat pun mulai terbentuk. Tak terasa 3 tahun pun berjalan seiring waktu serta cuaca yang semakin panas, saya lulus kembali di bangku SMP dengan total nilai yang baik. Saya pun mulai mencoba mencari-cari SMA swasta, tetapi gagal, maka itu saya coba di SMA negeri, tidak  melalui tes, tetapi memakai nilai NEM, masuklah saya di SMAN8 Bogor & saya percaya bahwa tiap apa yang saya lakukan & saya terima adalah sebuah anugerah yang saya rasakan dengan  nyata. Pengalaman saya mengenal dunia luar yang luas adalah saat saya mulai mengikuti kelompok-kelompok organisasi yang ada di Bogor, tetapi tema yang paling saya suka adalah kesehatan & pergaulan remaja, jadi saya memutuskan untuk mengikuti berbagai organisasi yang berhubungan dengan kesehatan & pergaulan remaja.

Contohnya, Berani Mengatakan Tidak Untuk Masa Remaja Yang Hancur Karena Pergaulan Bebas, Kenali Lingkungan Mu, Katakan Tidak Pada Nakoba, bebaskan Hak Anak Dari Kekerasan, Cermati Teman Dekatmu, Say No To Tobaco, dan masih banyak lagi tema yang sudah saya publikasikan diberbagai sekolah-sekolah & tempat umum bersama rekan-rekan 1 organisasi. Tidak lupa dengan mengundang massa dari semua golongan. Menurut paradigma seorang ahli kesehatan jiwa mengatakan, anak yang labil akan mencari jati diri nya hingga nyawa pun terkadang menjadi tumbal.

Demikianlah cerita biografi saya sampai tingkat SMA yang mempunyai banyak cerita, semoga isi cerita diatas dapat menjadi inspirasi bahwa hidup butuh sebuah usaha untuk memulai dan mencapai keberhasilan yang akan dicapai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s